1. botol bekas sebagai gelas kimia
2. tutup kaleng sebagai kawat kasa
3. bunsen yang terbuat dari damar bekas
4. stick eskrim sebagai pengaduk
5. kaki tiga yang terbuat dari kawat
teknik laboratorium
Kamis, 22 November 2012
Inventaris harga bahan laboratoium
NO
|
Bahan
Pure
|
Harga
(Rp)
|
Bahan
yang dijual di pasar
|
Harga
(Rp)
|
1.
|
Asam Laktat ( Per-kg)
|
Rp. 90.000,-
|
Susu Asam (Aktivia-80 gram)
|
Rp. 3.900,-
|
2.
|
H2SO4
|
Rp. 60.000,-
|
Air Aki
|
Rp. 3.000,-
|
3.
|
Asam Fosfat (Per-Kg)
|
Rp. 60.000,-
|
Bahan Pupuk (Urea-1 Kg)
|
Rp. 3.000,-
|
4.
|
Na2SO4 (1
Kg)
|
Rp. 6.000,-
|
Dettol 125 ml
|
Rp. 9.800,-
|
5.
|
Asam Salisil
|
Rp. 180.000,-
|
Bedak
|
Rp. 5.000,-
|
6.
|
Vaselin
|
Rp. 35.000,-
|
Balsem
|
Rp. 5.000,-
|
7.
|
NaOH ( 1 Kg)
|
Rp. 12.000,-
|
Soda Api
|
Rp. 7.500,-
|
8.
|
CH3COOH
|
Rp. 250.000,-
|
Cuka
|
Rp. 1000,-
|
9.
|
NaCL
|
Rp.1.350.000,-
|
Garam Dapur
|
Rp. 500,-
|
10.
|
NaCo3
|
Rp.300.000,-
|
Soda Kue
|
Rp. 10.000,-
|
Kamis, 20 September 2012
chemical hazard symbol
1.
Very Toxic (Sangat Beracun) Huruf Kode : T+

Bahan
dan formulasi yang ditandai dengan notasi bahaya "Very Toxic" dapat
menyebabkan kerusakan kesehatan akut atau kronis dan bahkan kematian pada
konsentrasi sangat rendah jika masuk ke tubuh melalui inhalasi, melalui mulut
(ingestion) atau kontak dengan kulit.
Contoh
bahan dengan sifat tersebut misalnya kalium sianida, hydrogen sulfida,
nitrobenzene dan atripin.
2.
Toxic (Beracun) Huruf Kode : T

Bahan
dan formulasi yang ditandai dengan notasi beracun "Toxic" dapat
menyebabkan kerusakan kesehatan akut atau kronis dan bahkan kematian pada
konsentrasi sangat rendah jika masuk ke tubuh melalui inhalasi, melalui mulut
(ingestion) atau kontak dengan kulit. Bahan karsinogenik dapat menyebabkan
kanker atau meningkatkan timbulnya kanker jika masuk ke tubuh.
Contoh
bahan dengan sifat tersebut misalnya solven-solven seperti metanol (Toksik) dan
Benzene (Toksik, Karsinogenik).
3.
Harmful (Berbahaya) Huruf Kode : Xn

Bahan
dan formulasi yang ditandai dengan notasi bahaya "Harmful" memiliki
merusak kesehatan sedang jika masuk ke tubuh melalui inhalasi, melalui
mulut (ingestion) atau kontak dengan kulit.
Contoh
bahan yang memiliki sifat tersebut misalnya solven 1,2-etane-1, 1,2 diol atau
etilen glikol (berbahaya) dan diklorometan (berbahaya, dicurigai karsinogenik).
Bahan-bahan yang merusak jaringan (Tissue Destroying Substances) yang meliputi
sub grup bahan bahan korosif dan bahan iritan.
4.
Corrosive (Korosif) Huruf Kode : C

Bahan
dan formulasi dengan notasi "Corrosive" adalah merusak jaringan
hidup. Jika suatu bahan merusak kesehatan dan kulit hewan uji atau sifat ini
dapat diprediksi karena karakteristik kimia bahan uji, seperti asam (pH kurang
dari 2 atau pH lebih dari 11,5),
ditandai sebagai bahan korosif.
Contoh
bahan dengan sifat tersebut misalnya asam mineral seperti HCl dan H2SO4 maupun
basa seperti larutan NaOH yang kurang dari 2%.
5.
Irritant (Menyebabkan Iritasi) Huruf Kode : Xi

Bahan
dan formulasi dengan notasi "Irritant" adalah tidak korosif tetapi
dapat menyebabkan inflamasi jika kontak dengan kulit atau selaput lendir.
Frase
R untuk bahan atau formula irritant adalah R36, R37, R38 dan R41.
Contoh
bahan dengan sifat tersebut misalnya isopropilamina, kalsium klorida serta
asam dan basa encer.
6.
Dengerous for Environment Huruf Kode N

Bahan
dan formulasi dengan notasi berbahaya bagi lingkungan adalah dapat menyebabkan
efek tiba-tiba atau dalam sela waktu tertentu pada satu kompartemen lingkungan
atau lebih (air, tanah, udara, tanaman, mikroorganisme) dan menyebabkan
gangguan ekologi.
Contoh
bahan yang memiliki sifat tersebut misalnya tributil timah kloroda,
tetraklorometan, dan petroleum hidrokarbon seperti pentana dan petroleum
bensin.
Senin, 17 September 2012
Senin, 10 September 2012
Langganan:
Postingan (Atom)